Magetan, 19 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 138 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo turut berpartisipasi dalam kegiatan rutin Muslimatan yang diselenggarakan di Kantor Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah Muslimat NU, perangkat desa, tokoh agama, serta masyarakat ini menjadi salah satu bentuk penguatan ukhuwah Islamiyah sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Sebagai wujud partisipasi dalam menyukseskan kegiatan, mahasiswa KPM 138 telah terlibat sejak H-1 pelaksanaan acara. Bersama panitia dan masyarakat, mahasiswa bergotong royong melakukan kerja bakti dengan membersihkan area kegiatan, menata kursi, serta mempersiapkan berbagai perlengkapan yang akan digunakan selama acara berlangsung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tertib bagi seluruh peserta yang hadir.
Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KPM 138 kembali mengambil peran aktif sejak awal hingga berakhirnya acara. Mahasiswa membantu menyambut tamu undangan yang datang, mengarahkan peserta menuju tempat duduk yang telah disediakan, serta membantu menjaga kelancaran jalannya kegiatan agar berlangsung dengan tertib.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Suasana semakin khidmat dengan penampilan grup hadrah yang membawakan lantunan selawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari para tokoh yang hadir sebelum memasuki acara inti berupa tausiyah keagamaan.
Tausiyah disampaikan oleh Gus Tri Maidana Rohman Fuad dari Pondok Pesantren Hudatul Muna Ponorogo. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk terus memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Tausiyah tersebut mendapat perhatian dan antusiasme yang tinggi dari para jamaah yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
Setelah seluruh rangkaian acara berakhir, mahasiswa KPM 138 kembali menunjukkan semangat gotong royong dengan membantu panitia membersihkan lokasi, mengembalikan kursi dan perlengkapan ke tempat semula, serta merapikan area kegiatan. Keterlibatan mahasiswa dari tahap persiapan hingga penutupan menjadi bentuk nyata komitmen dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat selama pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat.

Melalui partisipasi dalam kegiatan rutin Muslimatan ini, mahasiswa KPM 138 tidak hanya memperoleh pengalaman dalam berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga memahami pentingnya nilai kebersamaan, pelayanan, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kiringan serta menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.