Magetan – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 138 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo turut berpartisipasi dalam kegiatan Bersih Desa Dusun Ganggong, Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat ini berlangsung dengan khidmat dan meriah serta diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai kalangan.

Mahasiswa KPM 138 hadir dan berbaur bersama masyarakat sejak awal rangkaian kegiatan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga turut membantu kelancaran pelaksanaan acara serta menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan dimulai pada siang hari yang dipusatkan di Punden Dusun Ganggong. Acara diawali dengan slametan dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Dusun Ganggong. Suasana khidmat tampak mewarnai prosesi tersebut, di mana masyarakat berkumpul dan mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan.

Setelah prosesi slametan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran seni gamelan yang menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal. Alunan musik gamelan berhasil menciptakan suasana yang hangat dan menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kesenian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Memasuki malam hari, setelah pelaksanaan salat Isya, rangkaian kegiatan berlanjut di depan rumah Bapak Kamituwo Dusun Ganggong. Masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni, di antaranya tari Reog dan hiburan campursari yang berlangsung hingga malam. Penampilan para seniman berhasil menarik perhatian masyarakat sehingga lokasi acara dipadati oleh warga yang datang untuk menyaksikan pertunjukan.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi selama berlangsungnya kegiatan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak memenuhi area acara sejak siang hingga malam hari. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya nilai gotong royong, kekeluargaan, dan kepedulian masyarakat dalam menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas Dusun Ganggong.

Bagi mahasiswa KPM 138 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, keterlibatan dalam kegiatan Bersih Desa menjadi pengalaman yang berharga untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Melalui partisipasi secara langsung, mahasiswa dapat mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.